You are currently viewing Dunning-Kruger Effect: Ketika Seseorang Merasa Dirinya Hebat

Dunning-Kruger Effect: Ketika Seseorang Merasa Dirinya Hebat

Halo Sobat Pembelajar!

Bagaimana kabarmu hari ini? Semoga kamu menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Apakah kamu punya teman yang sudah merasa jago, sehingga terlalu merasa percaya diri dan merasa dirinya hebat? Atau mungkin kamu yang merasa seperti itu?

Hati-hati! Karena mungkin kamu mengalami efek Dunning-Kruger.

Orang yang mengalami efek Dunning-Kruger merasa bahwa dirinya hebat, merasa pintar, atau memiliki banyak pengetahuan dari orang lain.

Tanpa disadari, masih ada orang yang lebih pintar dan lebih hebat dari dia. Sehingga, dia cenderung melebih-lebihkan kemampuan dirinya sendiri.

APA EFEK DUNNING-KRUGER?

Efek Dunning-Kruger ditemukan oleh dua peneliti psikolog ternama yaitu David Dunning dan Justin Kruger dari Cornell University.

Mereka menyimpulkan bahwa “Kesalahan dalam menilai orang yang inkompeten berawal dari kesalahan menilai diri sendiri, sedangkan dalam menilai orang yang sangat kompeten berawal dari kesalahan menilai orang lain“.

Efek Dunning-Kruger adalah kecenderungan seseorang untuk memberikan dirinya penilaian yang terlalu positif terhadap kemampuan dirinya sendiri. Sehingga, efek ini dianggap sebagai bias kognitif.

Bias kognitif adalah suatu kondisi adanya kesalahan sistematis dalam berpikir, memproses, dan menafsirkan suatu informasi, sehingga bias ini dapat mempengaruhi cara dia dalam menilai serta dalam mengambil keputusan.

Efek ini terjadi bila seseorang percaya bahwa dia merasa lebih pintar, dan jago daripada yang sebenarnya.

Biasanya, orang yang baru belajar sedikit sudah merasa dirinya hebat dan jago di bidang tersebut.

Padahal, kemampuanya masih berada di level 1 tetapi sudah merasa hebat di level 10.

Orang yang bodoh justru tidak bisa mengenali ketidakmampuannya sendiri.

MENGAPA SESEORANG MENGALAMI EFEK DUNNING-KRUGER?

Menurut Davin Dunning dan Justin Kruger, seseorang yang mengalami efek Dunning-Kruger disebabkan karena dia tidak bisa mengelola mentalnya untuk mengakui bahwa ia tidak mampu.

Sehingga, dia merasa bahwa kemampuannya lebih jago dibandingkan dengan orang lain.

Lantas bagaimana orang-orang yang kompeten memandang diri mereka sendiri?

Dunning dan Kruger menemukan bahwa orang yang sudah ahli di bidangnya memiliki pandangan yang lebih realistis tentang pengetahuan dan diri mereka sendiri.

Sumber gambar: common.wikimedia.org

DUA PUNCAK

Ketika kamu merasa percaya diri dengan kemampuan kamu, kamu perlu melakukan evaluasi.

Tanyakan kepada dirimu sendiri “sebenarnya kamu sedang berada di puncak yang mana?”

  • Puncak awal (si bodoh yang merasa hebat)
  • Puncak akhir (si pakar yang tahu segalanya)

Jangan merasa diri kamu hebat, karena penilaian dari diri kamu sering kali bersifat subjektif. Bisa jadi di mata kamu, kemampuanmu sudah lebih baik.

Namun, di mata orang lain belum tentu kamu sudah lebih baik. Untuk bisa mengetahui tingkat kemampuanmu, sebaiknya kamu perlu menanyakan ke orang terdekatmu.

Kamu bisa bertanya ke temanmu, keluargamu, atau ke orang hebat di bidangnya untuk menilai sejauh mana kemampuanmu dalam suatu bidang.

Sehingga, kamu jadi lebih tahu penilaian mereka terhadap kemampuanmu secara lebih objektif.

VALLEY OF DESPAIR

Ketika kamu sedang berada di titik terendah, yakinlah bahwa untuk menjadi jago kamu perlu melaluinya.

Kamu bisa melaluinya dengan lebih banyak mengasah kemampuanmu dengan terus banyak belajar dan lebih banyak mencari tahu lebih dalam.

Ketika kamu mendapatkan lebih banyak informasi mengenai suatu topik, kamu akan menyadari bahwa masih banyak hal yang perlu kamu pelajari.

Selain itu, banyak belajar bisa membuatmu menjadi lebih percaya diri sampai akhirnya kamu menjadi ahli dari kemampuanmu.

APA YANG BISA AKU LAKUKAN?

Setelah kamu tahu efek Dunning-Kruger dan kamu sedang mengalaminya, kamu perlu menghindari efek tersebut.

Salah satu cara yang bisa kamu hindari efek ini yaitu kamu bisa mulai dengan bersikap rendah hati.

Hikmah utama yang bisa kamu ambil dengan kamu bersikap rendah hati adalah kamu tidak perlu merasa sombong dengan kemampuan yang kamu punya.

Bersikap rendah hati, kamu bisa mengurangi kecenderungan asumsimu bahwa kamu merasa lebih jago.

Padahal, banyak pengetahuan yang ada di sekitarmu yang masih belum kamu ketahui.

Sikap merasa lebih jago bisa menjadi perangkap utama yang membuatmu untuk berhenti mengembangkan diri kamu.

SEMANGAT BERPROSES!

Untuk kamu yang terus belajar menjadi versi terbaik dirimu, yuk terus upgrade diri. Rendah hatilah serta terus belajar hal baru.

Oh,iya aku juga mau kasih tau bagi kamu yang ingin terus upgrade diri kamu dan mulai belajar untuk mencintai diri sendiri.

Kamu bisa baca e-book aku judulnya RUMUS MENCINTAI DIRI SENDIRI. E-book ini berisi langkah dan teknik yang bisa kamu terapkan agar kamu bisa upgrade diri kamu menjadi lebih baik.

Kamu bisa dapatkan aksesnya dengan klik link di sini.

Salam Pembelajar!